MAKASSAR, UKPM.AC.ID _ Sebanyak 37 mahasiswa Program Studi Promosi Kesehatan Universitas Karya Persada Muna (UKPM) tengah melaksanakan kegiatan praktik kerja lapangan pada tiga Non-Governmental Organization (NGO atau lembaga kemanusiaan berbeda di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kegiatan yang berlangsung sejak 2 hingga 28 Februari 2026 ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas mahasiswa dalam memahami dinamika pemberdayaan masyarakat serta strategi edukasi kesehatan berbasis komunitas. Adapun tiga lembaga yang menjadi lokasi praktik yakni Yayasan Masyarakat Peduli Tuberkulosis (Yamali TB Sulsel), Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), dan Yayasan Gaya Celebes (YGC).
Ketiga lembaga tersebut dikenal aktif menjalankan misi sosial, kemanusiaan, lingkungan, serta perlindungan hak asasi manusia, sekaligus mengisi celah layanan kesehatan yang belum sepenuhnya terjangkau oleh pemerintah. Melalui praktik ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami secara langsung realitas permasalahan kesehatan masyarakat sekaligus mempraktikkan pendekatan promotif dan preventif yang telah dipelajari selama perkuliahan.

Yayasan Masyarakat Peduli Tuberkulosis (Yamali TB) Sulsel, yang berdiri sejak 2016 dan resmi menjadi yayasan pada 25 Agustus 2020, berfokus pada upaya penanggulangan Tuberkulosis berbasis komunitas. Berbagai kegiatan seperti pencarian kasus, penyediaan rumah singgah, pemberian bantuan nutrisi, hingga pendampingan penyintas TBC hingga sembuh menjadi ruang belajar nyata bagi mahasiswa. Di lokasi ini, mahasiswa berkesempatan mempelajari strategi advokasi kesehatan, komunikasi risiko, serta teknik pendampingan pasien berbasis empati dan kolaborasi masyarakat.
Sementara itu, di Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), mahasiswa dapat mendalami pendekatan kesehatan reproduksi dan pemberdayaan keluarga. Sebagai pelopor gerakan Keluarga Berencana di Indonesia sejak 1957, PKBI dikenal dengan layanan kesehatan seksual dan reproduksi yang inklusif serta tidak menghakimi. Mahasiswa dilibatkan dalam kegiatan edukasi, konseling kesehatan reproduksi, hingga pelatihan berbasis komunitas yang mengasah kemampuan komunikasi interpersonal serta pengembangan materi promosi kesehatan yang sensitif terhadap nilai sosial dan budaya.

Di Yayasan Gaya Celebes (YGC), yang telah berdiri selama lebih dari tiga dekade, mahasiswa mendapatkan pengalaman langsung dalam program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS serta infeksi menular seksual (IMS). YGC berperan aktif dalam menciptakan layanan kesehatan inklusif bagi komunitas gay, waria, dan populasi kunci lainnya. Melalui praktik di lembaga ini, mahasiswa belajar memahami pendekatan kesehatan masyarakat yang berperspektif hak asasi manusia, pengurangan stigma, serta strategi monitoring dan evaluasi program kesehatan berbasis komunitas.
Ketua Program Studi Promosi Kesehatan UKPM, Lisna, S.K.M., M.Kes, menjelaskan bahwa kegiatan praktik ini merupakan implementasi dari mata kuliah Pemberdayaan dan Pengorganisasian Masyarakat (5 SKS) serta Pendidikan dan Pelatihan Kesehatan (3 SKS). Menurutnya, keterlibatan mahasiswa di lembaga masyarakat akan memberikan pengalaman nyata dalam merancang intervensi kesehatan, mengelola kegiatan pelatihan, serta membangun kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat komunitas.

“Melalui praktik ini, mahasiswa diharapkan memperoleh strategi-strategi baru dalam pemberdayaan masyarakat sekaligus mampu mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah,” ujar Lisna.
Lebih jauh, praktik lapangan ini juga menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan analisis situasi kesehatan, perencanaan program, serta evaluasi kegiatan promosi kesehatan secara langsung. Pengalaman berinteraksi dengan berbagai kelompok masyarakat dan populasi kunci diharapkan mampu membentuk kepekaan sosial, profesionalisme, serta kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja di bidang kesehatan masyarakat.
Dengan keterlibatan di tiga lembaga berbeda, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman praktis yang komprehensif. Kombinasi pembelajaran lapangan dan refleksi akademik ini diharapkan mampu menghasilkan calon tenaga promosi kesehatan yang adaptif, inovatif, serta mampu menjadi agen perubahan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Informasi lebih lanjut:
Alamat: Jl. Gambas 79, Kel. Sidodadi, Kec. Batalaiworu, Kab. Muna, Sulawesi Tenggara 93614
WhatsApp: 0812 1313 7593
Website: https://ukpm.ac.id








